
PROGRAM STUDI MATEMATIKA FMIPA UNS DORONG EKONOMI SIRKULAR MELALUI PEMANFAATAN RESIDU JAMU MENJADI PAKAN TERNAK DI BOYOLALI
Program Studi Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Hibah Grup Riset pada Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Implementasi Ekonomi Sirkular: Pengolahan Residu Jamu Menjadi Pakan Ternak untuk Peningkatan Margin Keuntungan Peternak Skala Rumah Tangga” yang dilaksanakan di Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
Program pengabdian ini merupakan bagian dari inisiatif Research Group Mathematical Modelling, Data Science, and Scientific Machine Learning Program Studi Matematika FMIPA UNS yang diketuai oleh Nughthoh Arfawi Kurdhi, S.Si., M.Sc., Ph.D. dengan anggota Prof. Dr. Dewi Retno Sari Saputro, S.Si., M.Kom., Dra. Purnami Widyaningsih, M.App.Sc., Dr. Sutanto, S.Si., DEA., Ririn Setiyowati, S.Si., M.Sc., Ade Susanti, S.Si., M.Si., dan Dwi Purnama, S.Si., M.Sc. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini bekerja sama dengan mitra masyarakat yaitu Bapak Budi Hartono, Ketua Paguyuban Kanjeng Suwito, Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menjembatani inovasi akademik dengan kebutuhan riil masyarakat.
Program ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif dan berkelanjutan terhadap limbah residu jamu yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pendekatan ekonomi sirkular, residu jamu yang merupakan hasil sampingan produksi jamu diolah menjadi pakan ternak alternatif yang bernilai guna. Inovasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya peternak skala rumah tangga, dalam mengurangi biaya pakan sekaligus meningkatkan margin keuntungan usaha peternakan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah berbasis keberlanjutan serta pemanfaatan teknologi sederhana yang aplikatif.



Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. “Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa limbah bukan sekadar sisa buangan, tetapi memiliki potensi ekonomi jika dikelola dengan baik dan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Matematika FMIPA UNS terus memperkuat perannya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendekatan interdisipliner berbasis matematika, data science, dan machine learning.




